Opini. Wali Kota Gorontalo akhirnya terlihat mulai melemah dalam menghadapi persoalan sampah di Kota Gorontalo. Hal ini tercermin dari pernyataannya di salah satu media yang meminta dukungan penuh dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, untuk membantu mengatasi persoalan tata kelola sampah di kota tersebut.
Meski disampaikan dengan nada yang terdengar agak kesal dan intonasi yang cukup tinggi disalah satu media online, pernyataan itu justru memberi isyarat bahwa Wali Kota mulai membutuhkan campur tangan pemerintah provinsi dalam menyelesaikan persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Permintaan tersebut muncul setelah berbagai kritik publik terkait pengelolaan sampah di Kota Gorontalo yang dinilai belum tertangani secara optimal. Dalam pernyataannya, Wali Kota meminta agar pemerintah provinsi memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pengelolaan sampah di Kota Gorontalo.
Seorang pengamat tata kelola pemerintahan di Kota Gorontalo yang enggan disebutkan namanya menilai, persoalan ini sebenarnya dapat diselesaikan lebih cepat apabila sejak awal pemerintah kota bekerja secara serius sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Menurutnya, pengelolaan sampah adalah urusan dasar pelayanan publik yang semestinya menjadi prioritas utama pemerintah kota.
“Kalau sejak awal ditangani dengan sungguh-sungguh, persoalan ini tidak perlu sampai berlarut-larut. Mungkin saja selama ini energi terlalu banyak tersita untuk urusan lain, sementara masalah di lapangan justru terabaikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah paling sederhana sebenarnya cukup dengan beraudeinsi dengan Gubernur Gusnar Ismail, sehingga persoalan sampah dapat dibicarakan dan diselesaikan bersama melalui koordinasi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi.