Gorontalo, 12/02//2026. Memasuki hari ketiga Roadshow Optimalisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, melanjutkan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Boalemo, Rabu (11/02/2026). Rombongan diterima langsung oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, bersama jajaran OPD terkait.
Kunjungan ini difokuskan pada peningkatan kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), optimalisasi opsen dan Dana Bagi Hasil (DBH), penataan retribusi sektor strategis, serta percepatan digitalisasi pembayaran non-tunai melalui QRIS untuk menekan potensi kebocoran penerimaan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa tingkat kepatuhan PKB di Boalemo masih perlu diperkuat, terutama terkait kendaraan yang menunggak pajak dan data kendaraan yang tidak lagi aktif. Pemerintah kabupaten menyambut positif kebijakan provinsi berupa pembebasan denda dan tunggakan PKB, pembersihan serta sinkronisasi data kendaraan, dan penguatan sosialisasi kepada masyarakat sebagai momentum peningkatan partisipasi wajib pajak.
Sejumlah langkah konkret disepakati, antara lain penerapan wajib pembayaran non-tunai pada seluruh layanan penerimaan, penguatan pengawasan sektor pariwisata, pasar, dan retribusi umum, optimalisasi opsen pajak untuk mendukung pembangunan, serta penyederhanaan layanan perizinan agar lebih efektif dan efisien. Integrasi data potensi PKB, opsen, dan DBH juga dinilai krusial untuk penetapan target PAD yang lebih akurat dan terukur.
Diskusi turut menekankan pentingnya rekonsiliasi data e-Samsat secara berkala, pertukaran data antar daerah, penagihan aktif wajib pajak menunggak, serta sinkronisasi data perizinan usaha dengan kepatuhan pajak kendaraan, guna memastikan kebijakan berbasis data real-time dan meningkatkan akuntabilitas.
Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola penerimaan dan mendukung digitalisasi sistem pembayaran. Sementara itu, Danial Ibrahim menekankan bahwa optimalisasi PAD bukan sekadar meningkatkan penerimaan, tetapi membangun sistem yang transparan, tertib, dan berbasis data, melalui sinergi provinsi dan kabupaten.
Roadshow hari ketiga ini mempertegas bahwa digitalisasi, integrasi data, dan disiplin pembayaran non-tunai menjadi kunci utama menuju kemandirian fiskal Kabupaten Boalemo dan Provinsi Gorontalo.