Gorontalo, 06/01/2026 Kepemimpinan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie mulai menunjukkan hasil nyata sejak awal 2026. Salah satu indikator paling krusial, yakni angka kemiskinan, tercatat mengalami penurunan signifikan sebagaimana dirilis dalam Berita Resmi Statistik (BRS) pada Kamis, 5 Februari 2026.
Berdasarkan data tersebut, jumlah penduduk miskin di Provinsi Gorontalo pada September 2025 berada di angka 155,76 ribu jiwa atau 12,62 persen dari total penduduk. Angka ini turun 6,98 ribu orang dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 162,74 ribu jiwa. Secara persentase, tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan sebesar 1,25 persen, menandakan tren perbaikan yang konsisten.
Capaian ini memperlihatkan bahwa arah kebijakan Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kendali Gusnar–Idah tidak hanya berbasis retorika, tetapi berangkat dari perencanaan yang matang dan fokus pada intervensi langsung bagi masyarakat. Program-program pengentasan kemiskinan mulai terintegrasi lintas sektor dan menyasar kelompok yang benar-benar membutuhkan.
Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili, menegaskan bahwa penurunan ini merupakan buah dari sinergi kebijakan yang semakin solid. Ia menyebutkan bahwa pengentasan kemiskinan memang menjadi visi utama Gubernur dan Wakil Gubernur, dengan pendekatan program yang kini lebih terarah dan memiliki daya ungkit terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.