Gorontalo, 30 Januari 2026 – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, kembali melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Pelantikan kali ini menyasar pejabat administrator (Eselon III) dan pejabat pengawas (Eselon IV), yang digelar di halaman rumah jabatan gubernur pada Kamis (29/1/2026).
Sebanyak 268 pejabat resmi dilantik dalam kesempatan tersebut. Dari jumlah itu, 132 orang menduduki jabatan administrator, sementara 136 lainnya dipercaya sebagai pejabat pengawas. Pelantikan ini merupakan bagian dari penataan dan pengisian jabatan seiring diberlakukannya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di lingkup Pemprov Gorontalo.
Dalam arahannya, Gubernur Gusnar menegaskan bahwa seluruh jabatan yang ada memiliki posisi yang setara di mata publik. Perbedaan utama, menurutnya, tidak terletak pada struktur jabatan, melainkan pada kualitas kinerja yang ditunjukkan masing-masing pejabat dalam menjalankan amanah.
Ia juga mengingatkan bahwa jabatan bukanlah sesuatu yang bersifat permanen. Perubahan dan penyesuaian dapat terjadi kapan saja. Karena itu, Gusnar meminta para pejabat yang baru dilantik untuk fokus bekerja secara maksimal dan tetap menumbuhkan optimisme terhadap pengembangan karier ke depan.
“Laksanakan tugas sebaik mungkin pada posisi yang dipercayakan saat ini. Tetaplah optimis, karena pengembangan karier akan berjalan dengan baik melalui penerapan sistem manajemen talenta,” ujar Gusnar.
Menutup sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya kesiapsiagaan pejabat Eselon III dan IV untuk mendukung pimpinan kapan pun dibutuhkan. Ia menyampaikan bahwa ke depan akan dilakukan pertemuan lanjutan yang melibatkan Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, serta pimpinan OPD, guna memaparkan target kerja dan langkah strategis yang harus dicapai masing-masing organisasi perangkat daerah.
“Dalam kondisi keterbatasan anggaran saat ini, kreativitas dan gagasan saudara sangat dibutuhkan untuk menjawab tuntutan masyarakat. Keputusan pimpinan tidak terlepas dari pemikiran dan masukan yang anda berikan,” pungkas Gusnar.